Perilaku Sosial, Kodrat dan Pilihan Menjadi Perempuan

Perempuan

Undang-undang perlindungan perempuan atau hukum atas kejadian yang menimpa perempuan, belum atau boleh saya katakan tidak maksimal.

Berkali-kali kita mendengar kasus perkosaan namun berkali-kali pula kita mendapatkan kenyataan bahwa perempuan korban perkosaan tersebut malah menjadi obyek penderita utama.

Perilaku Sosial, Kodrat dan Pilihan Menjadi Perempuan

Perilaku Sosial

Seperti perkosaan yang menimpa seorang anak perempuan di Jambi, diperkosa oleh kakaknya sendiri hingga hamil, kemudian menggugurkannya dan berakhir di penjara oleh pengadilan negeri Muara Bulian. (detik.com)

Absurd. Contoh di atas bentuk absurditas yang terus menerus menimpa perempuan. Belum lagi “hukum sosial” yang selanjutnya akan diterima oleh perempuan tersebut, belum lagi tatapan nafsu dan siap memangsa dari para hidung belang yang sudah mengetahui aibnya tersebut.

Perilaku masyarakat sosial terhadap perempuan di picu oleh kurangnya pembelaan serta pengetahuan yang ditebar ke dalam masyarakat, terutama dari segi dakwah agama.

Sangat penting bagi para pengampu agama untuk lebih menyuarakan pembelaan serta perlindungan terhadap perempuan, bukan karena dilihat dari kaca mata kelemahan sang perempuan namun lebih karena “keterlanjuran” pendidikan di masyarakat yang menempatkan perempuan pada sektor kedua.

Dalam agama islam, sosok perempuan hingga diabadikan ke dalam sebuah surat tersendiri yakni surat An-nisaa. Maka seharusnya menjadi tugas bersama untuk menempatkan porsi terbaik bagi perempuan.

Kodrat serta Pilihan

Secara kodrati, perempuan adalah pendamping laki-laki, begitu juga sebaliknya. Perempuan dan laki-laki bisa saling melindungi dalam menjalani kehidupan panjang dalam perjalanan hidupnya.

Ada banyak tugas perempuan yang tidak mungkin bisa digantikan oleh laki-laki seperti melahirkan, menjadi ibu dan mendidik anak-anak. Inilah hal yang disebut sebagai kodrat. Bagian atau peran penting yang memang mau tidak mau harus dijalankan oleh para perempuan.

Tuhan menciptakan perempuan disertai dengan berbagai macam sifat perempuan yang dibawanya semenjak lahir. Pendidikan dan lingkungan anak perempuan akan berpengaruh dalam pembentukan karakter anak perempuan tersebut di masa depan.

Sehingga bisa memiliki pilihan untuk menjadi perempuan yang seperti apa. Konsekuensi pilihan tersebut tentu akan mempengaruhi pula kehidupan masa depan yang dijalaninya.

Kodrat dan pilihan para perempuan yang menjalankannya, seharusnya bisa terakomodir disertai kebebasan yang bertanggung jawab dari segala komponen.

Sehingga tidak lagi muncul stereotype buruk hanya karena perempuan tersebut bekerja di tempat karaoke atau hanya karena sang perempuan tidak berjilbab.

Sudah waktunya bagi kita, terutama bagi saya (laki-laki) untuk berhenti memandang “rendah” kepada perempuan dimana pun berada dan seperti apapun keadaannya.

Menjadi Perempuan

Stereotype atau stigma atau bahkan predikat atas seorang makhluk bernama perempuan, banyak menempel berdasar atas status yang disandangnya dalam sehari-hari.

Tidak jarang juga semua hal dinujumkan kepada perempuan atas pakaian yang digunakannya, sehingga perempuan hampir-hampir tidak memiliki kebebasannya sendiri.

Ditambah lagi dukungan “soal agama” atas keberadaan perempuan yang belum banyak dimaknai secara proporsional oleh banyak pelaku agama, sehingga menular kepada pengikutnya dalam memahami perempuan.

Perempuan itu pusatnya dunia, makhluk yang diidentikkan dengan kelemahan ini justru sumber kekuatan untuk para makhluk hebat di belahan dunia manapun.

Pepatah “dibalik laki-laki hebat ada perempuan hebat” tentu bukan muncul begitu saja. Kesabaran, keuletan dan ketangguhan perempuan dalam menghadapi segala laku laki-laki yang didampinginya, boleh dikatakan selalu berhasil menjadi tenaga besar bagi pribadi tersebut.

Siapakah yang sanggup membawa buah cinta dalam kandungannya berbulan-bulan kemana-mana? Perempuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Tulisan Lain

fashion, hair, outdoors

Perempuan adalah Sahabat Bagi Perempuan Lain

Setiap perempuan itu unik. Setiap perempuan memiliki kisah perjuangan hidupnya sendiri, yang satu berbeda dengan yang lain. Masing–masing mengalami saat–saat dimana mereka merasa bahwa tekanan

Fien Jarangga

Kisah Mama Fien Jarangga (Yarangga)

Fien jarangga biasa disebut sebagai Awin Fien. Awin merupakan panggilan kehormatan perempuan Papua terhadap perempuan yang dituakan atau dianggap sebagai ibu, figur atau sosok yang

Send Us A Message